Selasa, 26 April 2016
WHO mengatakan angka infeksi malaria turun karena penggunaan kelambu yang diobati dengan insektisida, semprotan serangga secara teratur dalam tempat tinggal dan pengetesan diagnose secara cepat.
WHO mengatakan angka infeksi malaria turun karena penggunaan kelambu yang diobati dengan insektisida, semprotan serangga secara teratur dalam tempat tinggal dan pengetesan diagnose secara cepat.
Dalam empat tahun mendatang, enam negara di Afrika, kawasan di mana
malaria paling menonjol, dapat bebas dari penyakit itu, kata Organisasi
Kesehatan Dunia dalam laporan yang diberitakan hari Senin (25/4) untuk
memperingati Hari Malaria Dunia.
“Strategi Teknis untuk Malaria 2016 -2030” yang disetujui oleh WHO
tahun lalu, berharap akan melihat pengakhiran penularan setempat malaria
di sedikitnya 10 negara sebelum tahun 2020, tetapi sekarang WHO
menaksir bahwa 21 negara dapat mencapai sasaran itu, termasuk enam di
Afrika.
“Sejak tahun 2000, angka kematian akibat malaria telah menurun 60
persen di seluruh dunia. Dalam Kawasan Afrika WHO, angka kematian
penderita malaria jatuh 66 persen di antara semua kelompok usia dan
jatuh 77 persen di antara anak-anak usia di bawah lima tahun,” kata WHO
dalam pernyataan yang menyertai laporan itu.
Keenam negara di Afrika yang dapat bebas dari malaria sebelum tahun
2020 adalah Aljazair, Botswana, Cape Verde, Comoros, Afrika Selatan dan
Swaziland.
WHO mengatakan angka infeksi malaria turun karena penggunaan kelambu
yang diobati dengan insektisida, semprotan serangga secara teratur dalam
tempat tinggal dan pengetesan diagnose secara cepat, walaupun teknik
ini lama kelamaan menjadi kurang ampuh.
“Keampuhan alat yang membantu kemajuan melawan malaria pada
tahun-tahun awal abad ini sekarang terancam,” kata WHO. “Kekebalan
nyamuk terhadap insektisida yang digunakan pada kelambu dan sisa
semprotan dalam rumah sedang meningkat. Demikian juga kekebalan
parasit terhadap satu komponen salah satu obat anti-malaria yang paling
kuat itu.
SUMBER :
http://www.voaindonesia.com/content/who-6-negara-afrika-akan-bebas-malaria/3301333.html

0 komentar:
Posting Komentar